Aspirasi Rakyat Yang Mana? 62

Selasa, 8 Mar '11 16:26, dibaca 1004 kali

Iklan DPR yang dipasang di header detik.com sangat simpatik. Ringkas, mudah dipahami. Foto gedung dan logo DPR, lalu looping body copy dengan huruf kapital: KAMI SIAP MENYERAP ASPIRASI RAKYAT, disusul foto Ketua DPR Marzuki Alie dan keempat wakilnya.

Siap menerima aspirasi rakyat itu memang salah satu amanah DPR. Tapi jujur saja sampai saat ini implementasinya masih saja menyisakan tanda tanya: Rakyat yang mana?

Baiklah. Apakah iklan tersebut implementatif? Coba saja baca berita terkini tentang DPR di berbagai portal berita. DPR Segera Gelar Tender Pembangunan Gedung Baru, ini berita di tempointeraktif. Menurut BURT, pembangunan gedung baru DPR berlantai 36 akan menelan biaya Rp 1,16 triliun. Dana tersebut akan diambil dari anggaran pendapatan dan belanja negara secara bertahap.

Lalu di detik: Anggota DPR bersukacita menyambut pembangunan gedung baru DPR. Gedung baru DPR mendekati proses pembangunan, tender kontraktor sudah disiapkan. "Prinsipnya iya, dalam rapat pimpinan fraksi iya, sudah oke jalan. Kritik kita dengarkan tapi pembangunan gedung baru jalan terus," ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, kepada wartawan.

Padahal selama ini pembangunan gedung baru DPR ditentang oleh berbagai kalangan, bahkan oleh partai dan anggota DPR sendiri. Silakan cermati berita-berita ini: Pramono: DPR Mau Gedung Baru, Saya Malu. Wakil Ketua DPR Pramono Anung merasa malu dengan rencana pembangunan gedung baru Dewan yang menghabiskan dana sekitar Rp 1,2 triliun hingga Rp 1,8 triliun. Pramono akan mengusulkan penundaan pembangunan gedung mewah itu.  "Rencana pembangunan gedung DPR itu belum pernah diputuskan dalam rapat pimpinan. Saya akan minta untuk dievaluasi atau ditunda," tulis Pramono Anung dalam akun twitter-nya, Rabu 1 September 2010.

Mahfud MD: Gedung Baru DPR Gagah-gagahan: Menanggapi rencana itu, Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD meminta DPR melakukan tinjauan ulang untuk gedung baru. itu. Sebab, ini melanggar kepantasan. "Kalau soal perlu, tidak juga, yang ada sekarang sudah sangat baik," ujarnya, Selasa 31 Agustus 2010.

Beberapa partai juga menolak pembangunan gedung baru tersebut. PKS Kecewa PDIP Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR, ditulis di detik. Di sini FPAN Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR. Di monitor pun Gerindra Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR.

Kelompok masyarakat juga tak setuju pembangunan gedung baru DPR. Tempointeraktif melaporkan ICW Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR dan DPD. Masyarakat membuat gerakan 2.500.000 facebooker tolak pembangunan gedung baru DPR. Kelompok aktivis ProDemokrasi sama sikapnya menolak pembangunan gedung baru tersebut.

Jadi apakah suara dari berbagai kelompok masyarakat itu bukan aspirasi rakyat? Terus aspirasi rakyat yang mana yang diserap DPR?

Foto: capture iklan dari detik

 


Tag: DPR, Ketua DPR, Aspirasi Rakyat, cape deh, iklan pencitraan, wakil ketua DPR, pembangunan gedung baru DPR, tolak pembangunan gedung DPR

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

TTTH 0 0
pras
The Crow 0 0
yusro: [Terus aspirasi rakyat yang mana yang diserap DPR?] The ones who would make those assholes prosperous, of course.
The Crow 0 0
TTTH: Are we the last survivors? So quiet here?
TTTH 0 0
The Crow: Yup. I'd been shooting some zombie's heads. : D
yusro 0 0
The Crow: Aspirasi kaum Zombie maksudnya? : D
The Crow 0 0
TTTH: [Yup. I'd been shooting some zombie's heads.] Promosi Non-Diri +11 : )) : )) : ))
The Crow 0 0
yusro: : D
TTTH 0 0
yusro: The Crow: We Are Legends! Last Men Standing!
The Crow 0 0
TTTH: You... are... a man? : o
Last Man Standing 0 0
Kan Sudah dianggarkan... Mesti juga sebagai alasan (DPR sendiri yg menganggarkan). Ditambah alasan gedung lama miring, lalu alasan kapasitas kurang. Entahlah mana yang benar...
TTTH 0 0
The Crow: : D; ))
The Crow 0 0
TTTH: [Last Men Standing!] It's proven effeicient enough to summon Last Man Standing, I suppose. : D
The Crow 0 0
The Crow: Typo effeicient => efficient
The Crow 0 0
TTTH: [You... are... a man?] No wonder Anang dumped you....










: D
yusro 0 0
TTTH: The Crow: Berbahagialah menjadi lelaki yang masih bisa berdiri sampai detik terakhir : D
TTTH 0 0
The Crow: : )) : ((

yusro: : D
Last Man Standing 0 0
The Crow: : D : D
The Crow 0 0
yusro: I think you should add this picture as well, Boss. http://multiply.c…id=136932142

: D
TTTH 0 0
The Crow: : )): )): ))
yusro 0 0
The Crow: Sip : )
boiga 0 0
"menyerap" ; ))

emangnya spons ya? kanebo?
The Crow 0 0
boiga: Laurier? ; ))
By the way, has the dvd arrived? My office boy sent it using Pandusiwi courier service.
boiga 0 0
The Crow: dvd? not yet, sir.. and still patient enough : D
botaksakti 0 0
sekedar saran, kalau ingin pembangunan gedung itu lancar dan selamat (berdasar wisik) harus ada yang ditumbalkan. Kira-kira siapa ya?: D
yusro 0 0
botaksakti: Lha tumbalnya sudah banyak gitu, yang diciduk KPK : D
Bee 0 0
yusro: Sudah bener itu iklannya kang. Mereka itu org2 pinter. Menyerap kan? Mereka benar2 serap dan tampung semua aspirasi rakyat. Ntar kalo penampungnya sudah penuh, tinggal buang dan kosongkan, siap menampung aspirasi lagi. Mewujudkan? Siapa yg mau mewujudkan? : p
botaksakti 0 0
yusro: ini yang diminta cuma kepalanya doang, je Bang: D
yusro 0 0
Bee: TPA (Tempat Penampungan Aspirasi) Bantar Gebang di Senayan : ))
Tete Momo 0 0
*tunjuk2* Neraka paling bawah sekali orang2 yg ngakunya perwakilan rakyat nih..
*dirikan negara sendiri*
ilham_durtigs 0 0
guys, dalam sebuah demokrasi itu kan artinya suara rakyat, untuk rakyat. Nah untuk mengakomodir itu maka dibentuklah Dewan Perwakilan Rakyat (krn gak mungkin dong ada 260jt kursi?)

pertanyaannya, bila Deawan Perwakilan ini sudah sangat melenceng, apa jalan keluarnya? bubarin? pasti penggantinya 11-12 (gak jauh beda) , kira2 apa solusinya? krn jelas arah Dewan yang mengatas namakan rakyat ini sudah PALSU semua. masalah ini pernah terjadi era romawi, namun diganti dengan otoriter kaisar.

nah, dengan pelajaran sejarah, apa solusi yang paling baik.

pokoknya kalo yang bisa jawab paling masuk akal, gue do'ain menang gebyar BCA : D
rephemera 0 0
Jangan-jangan kebanyakan
orang yang di DPR memang termasuk orang-orang yang
"khatamallahu 'alaa quluubihim wa'alaa
sam'ihim, wa'alaa abshaarihim
ghisyaawah." (Allah telah menguncimati
hati dan pendengaran mereka, dan ada
penutup pada penglihatan mereka)

: ((
ilham_durtigs 0 0
rephemera: semoga gedung DPR yang lagi pada rapat kena tsunami (hukuman Tuhan) hehehe , wah mas rephemera: gak dapet hadiah gebyar BCA. soalnya kalo dapet hukuman Tuhan, tetap aja penggantinya akan melakukan hal yang sama. bukankah manusia memang selalu lupa? : D
rephemera 0 0
Oom ilham_durtigs: : D
Saya cuma pengen itu Porong-Sidoarjo, dipindahkan ke Senayan (semburan lumpur pas rapat membahas Gedung Baru).
*andaikan saya Roro Jonggrang, itu yg akan saya minta sama Bandoeng Bondowoso...
: D
ilham_durtigs 0 0
rephemera: hehehehehe
boiga 0 0
rephemera: andaikan engkau roro jonggrang, aku akan berdiri menunjuk mukamu seraya menghardik: "kamu curang!"

: D
Rajawali 0 0
rephemera: boiga: andai kalian roro jonggrang, maka orang akan menertawakan anda sambil bilang, "RORO JONGGRANG KOK LANANG" : )): )): ))
boiga 0 0
Rajawali: : p
liwung 0 0
boiga:
pagi bung
boiga 0 0
liwung: pagi.. : )

hobinya keluar jam segini, trus ngilang lagi.. hehehe..
ilham_durtigs 0 0
boiga: liwung: Rajawali: rephemera: sayang sekali anda tidak dapat gebyok BCA. mana tooh solusinyaaaa ? : D
Last Man Standing 0 0
boiga: Menyerap anggaran - uang rakyat maksudnya. : D

Kalau sedang sebagai pejabat tinggi, negara ini terasa kaya. Ingin apa saja, bangun gedung, buat kantor baru, akan bisa terlaksana kalau mau mengusulkan anggaran. Yang penting bangun gedung dulu, berguna atau tidak urusan belakangan. Bisa disewakan atau buat sarang burung walet. Asal proses pembangunan sesuai aturan lelang dan sesuai penggunaan anggaran, ada kuitansinya, cukup sudah...
boiga 0 0
ilham_durtigs: solusi? tanya Rahwana Dasamuka : D
Semar Mendem 0 0
Subuh...bangun-bangun !!!!.....anggota dewan jam segini masih molor...bangun-bangun.!!! kalau toh bangun pagi langsung pegang kalkulator hitung SHU rencana pembangunan gedung baru......... alamat ada kloter berikutnya untuk korupsi berjamaah DPR Pusat, siapkan perangkat hukum untuk hukuman mati kalau nanti nilainya di atas 4,6 M, seharga nilai nyawa darsem sebagai rakyat yg diwakilinya.... : D
boiga 0 0
Semar Mendem: anda salah total!

SHU sudah diperhitungkan jauh hari sebelumnya, counter ide hukuman mati koruptor pun sudah disiapkan berlapis2 ; ))
Rajawali 0 0
ilham_durtigs: ada apakah dengan bank itu sampai 2kali anda sebut dalam komen anda? : D
Semar Mendem 0 0
boiga: : ( : ( : ( (habis akal rakyatnya.......rev......jln keluar)
ilham_durtigs 0 0
Rajawali: habis yang terkenal tag line nya "gebyar BCA" yang lain gak dikenal, dasar gak kreatif hehehehe,
eits jangan dipelintir..mana solusinya? : D : D
ilham_durtigs 0 0
boiga: Rahwana Dasamuka siapa tu mbah? blum kenalan kayaknya.
Rajawali 0 0
ilham_durtigs: kalo solusi aku ngikut boiga: : D
rephemera 0 0
Rajawali: yang penting NH ditolak FIFA....

yuhhuuuuuu....

: ))
rephemera 0 0
boiga: ampun oom bandoeng bondowoso...
eh?
: ))
rephemera 0 0
ilham_durtigs: solusinya?
mari, kita tanya Galileo...
*ngeles....

: ))
Rajawali 0 0
rephemera: mau tau kenapa Noegraha Besoes sangat setia sama Nurdin? : D
CEKIBROT KANG
http://img18.imag…riketiga.jpg
lila 0 0
Aspirasi dompet ! Itu yang paling cocok buat politikus tikus senayan.
boiga 0 0
ilham_durtigs: [Rahwana Dasamuka siapa tu mbah?]
-
cukup buka profilnya, anda akan tahu siapa dan seperti apa orang satu ini : )
yusro 0 0
Yah... hari ini iklannya udah dicopot. Menyerap aspirasi warga "P" kalee... : ))
boiga 0 0
yusro: akhirnya, diserap juga.. : ))
yusro 0 0
boiga: : )) : )) : ))
ilham_durtigs 0 0
solusinya, yang pernah kita bahas di forum lalu, sebaiknya calon Anggota Dewan di seleksi dulu rekam jejaknya dan syarat kehidupan sosialnya harus di buka oleh lembaga independent, di telanjangi habis2an.. nah, dari yang lolos itu, baru parpol bisa mencalonkan anggotanya..itupun tetap masyarakat dapat akses via koran atau TV mengenai rekam jejaknya.

agar perwakilan rakyat bisa jelas asal usulnya. kl DPR yang sekarang gue rasa sudah gak ketolong lagi amburadulnya
yusro 0 0
ilham_durtigs: Bisa juga kurangi otoritas partai. Partai tak boleh merecall anggotanya, hanya karena partai menilai anggota tak patuh aturan partai (seperti kasus Gus Coi dan Lily), sehingga anggota DPR lebih loyal kepada konstituen yang meilih, ketimbang pada partainya. Saat ini yang terjadi, ketika menjadi caleg dia berjanji muluk-muluk mada konstituennya, setelah jadi DPR, lupa konstituen dan cuma jadi mesin partai.
rephemera 0 0
Rajawali: [CEKIBROT KANG
http://img18.imag…riketiga.jpg]

boten saged dibukak kang...
: D
ilham_durtigs 0 0
yusro: Kasus Gus Coi dan Liliy Wahid jg harus dimengerti bahwa ada unsur politis didalam dapur PKB nya sendiri, mereka seakan pahlawan krn lebih membela rakyat (padahal jelas kasus panja pajak, tidak boleh masuk jalur politis agar tetap dijalur hukum)

motif mereka lebih krn Pro GusDur didalam PKB yg pro Muhaimin. jadi intinya tdk membela rakyat juga.. cuma masalah taruh posisi. kasian...

Silahkan login untuk memberikan pendapat