HARTOYO: Mudah2an website ini bukan sarangnya para calon2 teroris atau kelompok ekstrim di Indonesia. 3
Senin, 16 Jan '12 05:16, dibaca 349 kali
Judul di atas adalah komentar si-Toyo pada salah satu tulisannya.
Mosok orang ngajarin yang bener gak mau ngikut sih..?? Meski bukan "ulama" (menurut pemahaman ente), tapi orang2 di sini masih waras lo ketimbang ulama-ulama yang anda ambil rujakan!!
Mestinya anda merefleksikan diri selama 35 tahun lagi, terutama apa yang pernah disampaikan Tuan Al-Huda dalam komentarnya:
Maaf kalau komentar ini kurang sedap untuk penulis...
Ada Penyakit kejiwaan yang sulit disembuhkan apalagi yang bersangkutan justru menikmatinya.
Semacam Maniak sex (pelaku cenderung melakukan kekerasan fisik sebelum berhubungan intim)
ngintip, mencium CD orang, melihat pornografi, mengucapkan kata2 kotor untuk membangkitkan nafsu, ect. semuanya itu adalah penyakit psikologi yang harus disembuhkan. termasuk juga homoseksual.
akan tetapi anehnya penyakit tersebut justru dinikmati dan dijadikan sebagai jati diri dengan alasan pemberian Tuhan.
Berobatlah (SEKALI LAGI: BEROBATLAH, red).. (SEKALI LAGI: BEROBATLAH TOY, Ed.)... (BEROBATLAH YANG BENAR Toy, ed) ke psikiater ataupun kemana aja asal bisa sembuh. jangan jadikan gay dan biseksual menjadi jati diri apalagi melegalkannya dengan dasar agama (terutama Islam) sebab dari jaman nabi Luth kaum homoseksual itu dilaknat Allaah sebab mereka justru menikmatinya.
Dengan mengungkapkan dalil apapun gay dan biseks tidak akan pernah bisa menjadi jati diri..
karena itu adalah PENYAKIT!!!Penyakit psikologi.
Bahagiakah anda dengan penyakit tersebut.....
Anda tidak lolos dari ujian Tuhan Anda sendiri....
Semoga Umur anda tak habis sia-sia Toy... Salam My_Voice
Tag: tobat
Terkait:
-
ANTARA ENDAH DAN MARZUKI
Sabtu, 21 Jan '12 19:58
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
The Crow: Lucu
-
Icarus: Lucu
-
wong-b-jad: Menarik
-
boiga: Lucu
-
Ibnu Muslim: Lucu
-
Black Horse: Keren
-
Harlan Eryandi: Menarik
Komentar:
cobaan dapat berupa penyakit (fisik dan psikis), tetapi Tuhan tidak menciptakan penyakit kecuali dengan obatnya. Jadi tinggal mau berobat atau tidak ...
Silahkan kalo ingin tetap menikmati penyakitnya, tetapi jangan membawa agama, karena jelas semua agama (samawi) tak mentolerir perbuatan tersebut seperti tertuang dalam kitab suci.
Agama menghormati "manusia"nya, bukan perbuatannya
*pasangjoran
Silahkan login untuk memberikan pendapat