Pandangan pribadi terhadap tragedi Xenia maut 3

Sabtu, 28 Jan '12 20:10, dibaca 322 kali

Afriani memang ceroboh ( berkendara dalam keadaan stone ) , namun kecerobohan ini bisa terjadi pada siapapun, bedanya afriani cerobohnya mengalami tragedi fatal. Namun sangat disayangkan masyarakat terlalu cepat menghakimi bahwa ia terkesan tak peduli karena masih BBM an,( dalam psikologi analisa, pengaruh shock berbagai macam : ada yang histerical, ada yang pingsan, ada yang panik lalu meraung raung, ada yang terpaku ) nah afriani termasuk dalam shock yang terpaku, dan dalam keadaan masih terdapat kandungan amphetamin dalam dirinya ( pengaruh amphetamin adalah tidak bisa diam, maka ia BBM an ) maka terciptalah drama, menabrak 9 nyawa tanpa kepedulian.

Mana kita tau isi hatinya Afriani, saya yakin penyesalan ini akan dibawa sampai seumur hidupnya, walaupun ia dipenjara 30 tahun pun, saya yakin tiada hari tanpa merasakan beban berat dalam dirinya, bahkan akan mengganggu psikologinya. Beban karena kecerobohannya yang mengorabankan 9 nyawa dan membuat derita para keluarga korban.

Namun masyarakat juga harus bijak dalam hal ini, menghakimi dengan cacimaki, sumpah serapah dan memperolok ( ma'af ) badannya dan mukanya yang tak semampai, bagi saya masyarakat sudah berlebihan dalam hal ini.

Tentu kita ngeri saat membayangkan bagaimana perasaan keluarga yang ditinggalkan ( apalagi Perasan bersalah yang dialami Afriani ) cuma harus diingat , walaupun kecerobohan, tapi tragedi tersebut tidak direncanakan. Murni kecelakaan akibat kecerobohan, karena sempat meram matanya, maka akan terkena pasal pembunuhan, namun pembunuhan yang tidak direncanakan.

Satu hal juga, masyarakat terlalu cepat menghakimi " kenapa afriani meminta ma'af baru sekarang? kenapa gak dari awal, hal ini karena pihak polisi melarang pernyataan apapun dari Afriani maupun pihak keluarga selama penyidikan, padahal keluarganya sudah mau meminta ma'af saat secepatnya.

Cuma ya itu lagi, masyarakat umumnya suka drama, jadi ya di dramatisir, hanya karena sikapnya yang terkesan cuek ( tanpa menganalisa efek psikologis shock dan dampak dari amphetamin )

Semoga kita dapat pelajaran berharga dari tragedi ini ( jangan merem saat bawa mobil :) atau bila memang lagi high, jangan bawa mobil, atau kalo pada high semua ya naik taksi saja , atau paling simple..jangan gunakan narkoba )

Juga sangat bersimpati terhadap keluarga korban yang pasti tiada habis rasa sedihnya, juga perasaan afriani yang sedang dalam hukuman pidana, juga mendapat hukuman psikologis merasa bersalah yang besar, juga mengalami hujatan masyarakat. Sungguh beban yang berat untuk ditanggung seorang afriani atas tragedi fatal yang diakibatkan kecerobohan.

( yang bisa saja terjadi pada siapa saja )

Memang masyarakat juga shock saat mendapat berita tragis, dan sangat manusiawi reaksinya yang bagai bom meledak, namun seiringnya waktu jangan meledak-ledak tiada habis, medianya juga sih jago mendramatisir ( yah kalo gak didramatisir gak laku juga kan :)

salam hangat


Tag: sudut pandang

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Komentar:

The Crow 0 0
That fat bitch already had her choice. She had the choice not to drink. She had the choice not take drugs. She had the choice not to drive while drunk.

She doesn't deserve any choice now and she doesn't deserve any defense.

Only STUPID FUCKING ASSHOLES will give their sympathy to that FAT UGLY BITCH!!!
The Crow 0 0
IF THERE IS ANY LESSON WE CAN LEARN FROM THIS, IT'S NOT TO LET THAT BITCH LEAVE THE SCENE OF THE INCIDENT ALIVE!!!!! THE PEOPLE AROUND THE SCENE SHOULD BURN HER AND HER FRIENDS INSIDE THAT XENIA!!!!
boiga 0 0
The Crow: you forgot to mention: the choice not to stay awake late and the choice not to keep on busy with gadget while driving : D

saya menilai artikel ini terlalu mensimplifikasi masalah, sambil sekaligus menilai masyarakat telah over judging

Silahkan login untuk memberikan pendapat