Komentar:

  • Lakon Baru, Yuliana Gunawan

    LCFR (3 Nov 09, 17.12)

    Ada hubungannya sama gunawanrudy nggak?

  • Maria Ozawa, Perempuan Dengan 48 Posisi Seks

    Xaliber von Reginhild (1 Okt 09, 3.17)

    iRvanFauziE:
    Sekitar 2-3 tahun yang lalu, di forum yang kebetulan saya jadi pengurusnya, saya ingat bang gunawanrudy membuat Miyabi versi jilbab dengan menggunakan Photoshop.

    ...dan entah kenapa gambar di pojok kanan bawah itu mengingatkan saya akan gambar itu.

  • What The Funk, People?

    wawajie (8 Sep 09, 18.48)

    gunawanrudy: lah,,, gw malah g tau!

    Striding Cloud: : (

  • What The Funk, People?

    Striding Cloud (8 Sep 09, 18.32)

    gunawanrudy: ohhhh.. seperti itu ya kualitas UGM?

  • [saran] POLITIKANA mobile friendly

    Striding Cloud (31 Jul 09, 3.03)

    gunawanrudy: informasi eksistensinya ndak ada, bung.

  • Usulkan JK jadi Sekjen PBB

    Alex© (24 Jul 09, 10.43)

    gunawanrudy;

    Maaf, Gun.. lama nggak mampir ke politikana.

    Pertanyaanmu tentang keoknya JK dibanding SBY itu, elemen utamanya pencitraan. Jauh sebelum pilpres, bahkan sebelum pemilu, baliho-baliho perdamaian di Aceh lebih didominasi sosok SBY, dan itu cukup utk memberi pengaruh bawah sadar, sehingga rakyat di Aceh "terbius" dan lupa siapa gerangan Menkopolkam yang menyetujui pemberlakuan Darurat Militer di era Megawati.

    Aku sendiri sempat terbius dengan pencitraan itu, dimana di sisi lain ada ketidak-sukaan tersendiri pada pengusaha, kaumnya orang tua laki2 sendiri. Lupa bahwa dulu yang pontang-panting mengurusi damai Aceh dari obrolan dengan perantau Aceh di Pasar Minggu di Jakarta hingga Helsinski adalah Farid Husain yang diutus JK dan bukan SBY. Lupa bahwa perdamaian saat itu - maaf jika menyakitkan dan berkesan sukuisme - memang ada faktor karena yang mengurusi adalah orang dari luar Jawa (silakan artikan sendiri). Pesimisme, jika malah bukan sinisme, karena merasa ditipu berulang-ulang oleh apa yang disebut GAM (saat itu) dengan "Penjajah-Kolonial Indonesia Jawa". Sebuah label yang sempit, memang, tapi berdasar sejarah karena merasa terus ditipu.

    Dan demikianlah politik pencitraan itu membius rakyat Aceh di sini. Sesederhana itu? Tidak. Persis seperti kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, dimana yang serumpun dengan Babinsa juga turun dan "mendehem-dehem" dgn penuh arti.

    Di sini... Pilpres kemarin itu, seperti sedikit gangguan jiwa, mungkin karena lama didera konflik - yang aku tak tahu apa istilah dalam psikologinya - dimana ada kesan: Seram atau mungkin lelah berhadapan dengan militer, tapi merasa aman dalam naungan militer yang berwibawa."

    Apa yang beredar di masyarakat juga rumor bahwa jika SBY tidak terpilih, maka Aceh tdk akan damai lagi. Ini tak ubah gertakan: Pilih kami agar kita tetap damai dan hidup sama-sama menghargai.

    Sebuah ironi, Gun... : D

    Ah ya, apalagi hasil kudapat dari mensurvey sendiri pra dan paska pilpres itu? Rumor bahwa Wiranto adalah yang bertanggung-jawab mengirimkan serdadu kemari, karena dulunya adalah Panglima TNI. Tidak ada yang ingat dengan penarikan mundur serdadu atas perintahnya di Krueng Geukuh pada tahun 2000-an. Rakyat punya amnesia sejarah cukup akut sudah : )

    Selain daripada itu, hanya lapisan atas masyarakat - apalagi yang faham atau berkecimpung dalam politik - yang tahu siapa di balik perdamaian Aceh itu. Termasuk petinggi-petinggi GAM atau sekarang disebut KPA itu. Juga Partai Aceh. Ini sebabnya kenapa Partai Aceh tidak mengeluarkan pernyataan tegas mendukung siapa dalam Pilpres. Gamang karena yang satu punya power pada militer dan presiden incumbent, sementara yang satunya lagi "cuma wapres" tapi punya nilai tawar yang cukup dengan geng Makassarnya. Dan nilai tawar itu tak lain adalah UU Pemerintahan Aceh yang sampai hari ini tak jelas nasibnya, tak seindah janji-janji rindu di MoU Helsinski.

    Ini macam makan buah simalakama jadinya. Mendukung JK bisa mencederai hubungan manis dengan SBY dan Partai Demokrat. FYI: Kemenangan SBY berdasar Quick Count itu persis seperti menangnya Partai Demokrat di Aceh dalam Pileg bulan April: Simbiosa di lapangan antar dua partai, sehingga ada anjuran di kotak-kotak suara, "Meunyo hana pileh kamo pileh demokrat." Artinya, "Kalau tidak pilih kami (PA) pilih demokrat". Pengaruh dari Pemilu masih melekat di benak rakyat, sehingga berlanjut di Pilpres pula.

    JK? Dengan Golkarnya? Gampang dipukul di sini. Tinggal sebut partai Orba, partai zaman Soeharto yang bikin DOM, sudah menurun prestise partai beringin itu. Dan berefek pada JK sendiri.

    Soal UU PA tadi itu, Gun. Apapun ceritanya, UU PA itu membutuhkan anggukan dari pusat. Tak ada itu otonomi, desentralisasi. Tetap butuh kata YES dari parlemen dan yang dipertuan Presiden. Hitung-hitungan Partai Aceh jadi sederhana: Demokrat sudah pegang kursi banyak, masa presiden harus yang "berlawanan" dengan partai yang terbanyak mengirimkan pengangguran intelek yang menyebut dirinya wakil rakyat itu? : D

    Terang2an mendukung SBY? Tidak enak dengan JK. Apalagi dengan kunjungan Hasan Tiro ke rumah kediaman JK, dan bukan ke SBY, saat pulang ke Aceh dulu itu, mengisyaratkan respek kalangan GAM di luar negeri pada JK dan geng Makassarnya.

    Cuma ini, Gun, alasan yang aku temukan, dari mantan kombatan, mantan komandan sagoe di kampung, juga kalangan orang tua dalam keluarga sendiri yang bangga dengan partai berlogo segitiga mirip2 logo Mitsubishi itu.... : ))

  • Saya Cicak, Anti Israel: Konspirasi Bom

    LCFR (22 Jul 09, 8.23)

    gunawanrudy: mungkin tepatnya harus dicari, siapa yang ngajari konstipasi sama anak umur 4 tahun --;;.

  • Tragedi Itu (Sekedar Mengingatkan)

    Neolib (17 Jul 09, 21.28)

    gunawanrudy: Sepertinya begitu. Maaf kalau mengingatkan mimpi buruk bung Rudolf. Sekali lagi mohon maaf.

  • SBY & Bencana

    Xaliber von Reginhild (13 Jul 09, 15.57)

    Striding Cloud:
    RLY. For seriously.

    gunawanrudy:
    Ini masalah serius. Tidak ada yang lebih mengerikan daripada rezim klenik. Bahaya laten di sekitar kita!

  • Pidato Kekalahan

    Mada Mahadaya (11 Jul 09, 2.12)

    MFH: benar sekali...bangsa ini perlu keOPTIMISan yang lebih besar. karena tantangan semakin besar.

    gunawanrudy: yup setuju...bahkan rasulullah pun bersabda untuk selalu mendukung pemimpin meskipun kita tidak setuju, selama tidak membawa kepada kekufuran.

  • Usulkan JK jadi Sekjen PBB

    Denx (10 Jul 09, 17.20)

    gunawanrudy:

    Itu pendapat saya Bung..: )
    This is all about "pencitraan".. : D

  • Uang Baru, Rp. 2000

    kang tutur (10 Jul 09, 11.32)

    Herman Saksono & R A P kang Mas gunawanrudy mana yah?

    sibuk di Bentang.Com? Ada tarian Kalteng tuh?

  • 5 tahun ini JK real president, 5 tahun ke depan siapa ya!

    donyariya (10 Jul 09, 0.00)

    gunawanrudy : sepertinya berat, jatah asia kan udah ama kor-sel hehehehe : p, tapi gak tau kalau PBB = Partai Bulan Bintang

    *siyul-siyul*

    adhitya : gak usah kita bayangin, amati, lihat dan kritik membangun : D

  • 5 tahun ini JK real president, 5 tahun ke depan siapa ya!

    pujangga (9 Jul 09, 23.05)

    gunawanrudy: ingat dalam politik berlaku hukum IMPOSSIBLE is POSSIBLE...jadi siapa tahu setelah 10 tahun jadi presiden ternyata SBY makin kerasan dan menikmati sehingga pingin lagi...lagi...dan lagi...!

  • 5 tahun ini JK real president, 5 tahun ke depan siapa ya!

    pujangga (9 Jul 09, 23.03)

    gunawanrudy: ingat dalam politik berlaku hukum IMPOSSIBLE is POSSIBLE...jangan ngakak gitu ach!

  • 5 tahun ini JK real president, 5 tahun ke depan siapa ya!

    donyariya (9 Jul 09, 23.00)

    gunawanrudy : semoga tidak : D, dengar2 beliau punya mimpi jadi sekjen PBB

  • Kalo SBY menang, berarti....

    matriphe (9 Jul 09, 14.42)

    gunawanrudy: SETUJU!!! DUKUNG ROY SURYO FOR MENKOMINFO!!

    DIALAH SATU-SATUNYA ORANG YANG PALING PAKAR DAN BERKOMPETEN!!!

    *caps lock rusak*

  • Yang Terhormat Jenderal Yudhoyono

    Chairman Mao (9 Jul 09, 14.21)

    gunawanrudy: +1 jempol, nais inpo!

  • Perlukan Konvensi Parpol di 2014? Pelajaran dari AS

    laind (9 Jul 09, 14.20)

    Caveat di sistem ini:
    Pemilihnya kudu rasional.
    Dan sistem politik di AS itu bipartisan. Jadi pilihannya cuman 3: Demokrat, Republik atau Non-partisan.

    heriyadi: samsara:
    Bangkrut bandare kalau harus bikin partai dulu.

    Lagian begitu detik pertama kaki melangkah ke medan laga kepartaian, idealisme kita akan berubah. Pasti ada tuntutan mencari suara sebanyak-banyaknya, tuntutan untuk pakai sistem yang sudah stabil, demi kepentingan para penyandang dana. : D

    gunawanrudy:
    Kadang aku juga merasa Partai Demokrat di Indonesia adalah franchise-nya yang di AS. : ))

    Sayangnya iklim politik di Indonesia masih separuh feodal. *melirik aksi meminum air cucian kaki Mega*

  • Hanya komunis...yang anti Neolib!

    samsara (5 Jul 09, 2.22)

    gunawanrudy: nah lo kok sampai tersebut : pengelola teledor?

    *guys i need more clue : ((


Komentar-komentar sebelumnya ▾
Loading...
Tidak ada komentar lagi